Sabtu, 25 Maret 2023

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-DUA PULUH ENAM

 

Saya cukup terkejut dengan pendapatnya hotman paris yang pada intinya mengatakan bahwa "semua pengacara didunia ini jahat, munafik, dan tidak bersih". (Hal ini bisa anda lihat di https://id.wikipedia.org/wiki/Hotman_Paris_Hutapea khususnya bagian kontroversi). Dimana pendapat hotman ini memicu pro dan kontra terutama dikalangan para pengacara.

Saya sich setuju saja dengan pendapat kontroversi dari hotman paris ini, tapi ingat menurut saya tidak hanya pengacara saja yang jahat dan munafik, tapi semua manusia didunia ini juga jahat dan munafik atau berdosa dimana hal ini tertulis di Alkitab Roma 3 : 9 - 20 yang mengatakan bahwa semua manusia adalah orang berdosa. Dan juga saya masih ingat dengan tulisan Alkitab yang mengatakan bahwa semua manusia itu pembohong dan licik, tapi maaf saya lupa di perikop mana hal itu dikatakan, dan yang jelas dimana Alkitab menunjukkan bahwa hanya Tuhan sajalah yang sempurna bersih dari dosa.

 

 

Aku termangu menatap langsung ke atas, tapi yang bergerak gumul malah dari bawah menuju ke atas, jika keberuntungan yang menyatu dengan usaha bisa tercapai, entah waktu singkat atau lama, yang penting kesabaran yang panjang dan bukan yang bersumbu pendek.

 

 

Karena kita manusia berdosa sampai membuat kita buta dan tidak tahu tentang hidup sempurna yang baik dan benar itu detailnya seperti apa dalam implementasi kehidupan sehari-hari kita ini

 

 

Wajah asli dosa yang sebenarnya adalah psikopat neraka, dimana neraka dari manusia adalah kesemena-menaan, sedangkan neraka dari Tuhan adalah sangat adil.

 

 

Orang yang ada motifnya kepada kita sering berkata baik dan bagus kepada kita, tapi orang yang tidak ada motifnya kepada diri kita akan berkata terus terang kepada kita baik itu positif maupun negatif.

 

 

Semua orang bisa bertahan hidup terhadap kesengsaraan yang besar sekalipun, tapi kita akan mengetahui karakter seseorang tersebut dengan memberikannya kekuasaan. (Kata Abraham Lincoln)

 

 

Segala macam bentuk kehidupan kita ada kekurangan, kelemahan, dan bahkan siksaannya; sehingga kita harus bisa mengatasinya dan menanggulanginya menjadi proses menuju segala macam bentuk kehidupan yang senang dan bahagia yang positif, sebelum yang negatif tersebut bisa menghancurkan kita.

 

 

Mereka suka mempecundangi dan menyalahkan yang sudah ketahuan yang memang pecundang dan salah, tapi masalahnya yang belum ketahuan aslinya suka menunjukkan kehormatan dan kebenaran padahal wajah aslinya sama saja dengan yang ketahuan pecundang dan salah tersebut meskipun hal itu juga berlaku bagi diri kita sendiri.

Karena semua manusia sudah jatuh ke dalam dosa, dan akibat beban siksaan hukuman dari dosa adalah pecundang, rasa malu, dan rasa bersalah.

 

 

Sudah tahu tapi masih melakukan, yach apa boleh buat

 

 

Perjalanan hidup masih jauh tapi kiranya langkah kaki jiwa tidak lelah berdahaga dengan meminum air kesabaran besar

 

 

Makan yang selalu enak tapi ada tumbal penyakit dibadan, karena semua hidup selalu ada pantangan

 

 

SEPERTI ANAK DOMBA YANG DISEMBELIH (Alkitab Wahyu 5 : 6)

Ya Tuhan Engkau sangat tersiksa dan menderita dengan melihat terhadap begitu banyaknya dosa yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari ini, baik itu dosa kelihatan (perbuatan lahiriah) maupun dosa tidak kelihatan (hati dan pikiran). Meskipun kita tidak menyesali atas dosa kita dan bahkan bangga atas dosa-dosa kita yang begitu banyak tersebut, atau setidak-tidaknya kita tidak berdaya dengan terus mengulangi dosa-dosa kita tersebut. Dan pada saat kita sadar dan merenung atas dosa kehidupan kita ini, maka kami sampai putus asa bagaimana caranya kita bisa hidup sempurna bersih dari segala dosa, jika kami hanya mengandalkan kemampuan dan kekuatan manusia dan diri kami saja. Maka hanya Engkau sajalah ya Tuhan Yesus yang bisa menyelamatkan kami dan bahkan menyempurnakan hidup kami agar bersih dari segala dosa, Amin.

 

 

Kesenjangan antara dassolen dengan dassein akan berlaku abadi didalam kehidupan manusia ini, baik dulu, sekarang, dan masa depan.

 

 

ADIOS BRAVO FOR PATRA, AND THANK YOU VERY MUCH

 

 

Dipukul malah meleset dari sasaran ehhhh malah diserang balik dengan titisnya meskipun jauh dekat dari target

 

 

Bola ditendang kesana kemari baik dekat maupun jauh sebagai proses upaya mencapai tujuan target bila perlu sebanyak mungkin tercapai demi kemenangan sebesar mungkin selama masih fair play.

 

 

Baru ketahuan segitu saja sudah diserang cukup signifikan apalagi kalo ketahuan bocor inti rahasia semuanya maka bisa babak belur berabe

 

 

Melahap enak lezat dengan buta tetapi menyantap pahit kecut dengan sadar terbuka

 

 

Kalo dimakan terasa hambar tapi setelah ditelan terasa nikmat segar, hayoooo apakah itu???



Ada semut ada gula maka ada bahan ada gosip yang siap diolah sebar

 

 

Sudah waktunya tiba untuk menagih tapi apakah rasa keras tega siap dijalankan meskipun apa pun kondisi mengenaskan korbannya.

 

 

Dari jaman paling awal adam dan hawa sampai sekarang (mungkin 10ribu tahun lamanya) dan bahkan dimasa depan ternyata sifat manusia itu pada hakekatnya sama saja dan sangat simpel dan berlaku abadi.

 

 

Saling membenci, meskipun kelakuannya sama saja

 

 

Telinga bisa dengar dari luar, tapi ternyata bisa juga dengar dari dalam

 

 

Ada kata orang bahwa uang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya butuh uang.
Hehehehehe......

 

 

Dipanggil sukarela tapi masih dilindungi oleh khalayak ramai sehingga tidak ada pilihan lain selain menjemput paksa untuk menerobosnya dengan kekuatan besar meskipun lebih minoritas dari pelindung lawannya.

 

 

Makan nasi sederhana masih lebih berharga daripada tubuh dihiasi emas berlian sekalipun

 

 

Ada banyak jalan tujuan hidup dan tinggal kita sendiri yang hati-hati dengan bijak memilihnya meskipun banyak lika liku tikungan tajam sekalipun.

 

 

Belum sampai goal finish, kaki sudah gemetaran keki meradang, ach dasar memang nasib




Tulisan ku pada tahun 2022.

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...