Jumat, 24 Maret 2023

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-DELAPAN BELAS

 

Meskipun di seluruh kehidupan ini tidak ada setan atau iblis, tapi selama manusia masih memiliki kehendak bebas; maka dosa, kejahatan, dan kebiadaban akan selalu ada dan bahkan banyak.

 

 

Ternyata banyak yang ngaco dalam hakekat hidup ini yaitu seperti : ku ingin disini lalu ku ingin di sana, ku ingin ke atas lalu ku ingin ke bawah, ku ingin ke utara lalu ku ingin ke selatan, ku ingin ke barat lalu ku ingin ke timur, ku ingin ke kanan lalu ku ingin ke kiri, ku ingin ke baik lalu ku ingin ke jahat, ku ingin ke benar lalu ku ingin ke salah, dan lain-lain.

 

 

Ternyata semua perihal di kehidupan ini ada yang simpel dan ada yang rumit.

 

 

Banyak sekali orang yang senang dan bangga ketika ia berhasil membohongi dan mempermainkan orang lain.

 

 

Memang licik dan cerdik itu sangat berbeda, tetapi dalam praktek konkret nya kelihatan keduanya saling bercampur dan bahkan sama saja, jadinya membingungkan.

 

 

Memang kita sering tidak terus terang atas kehendak dosa kita kepada orang lain karena takut orang lain itu melawan kita dan menyerang kita. Kalau orang lain tidak melawan dan tidak menyerang kita maka kita akan sering terus terang atas kehendak dosa kita terhadap orang lain. Tapi itu hanya di dunia mimpi khayalan kita saja kecuali kalau kita menggunakan ilmu hipnotis.

 

 

Manusia itu adalah makhluk yang relatif yaitu relatif baik bercampur dengan relatif jahat. Sedangkan yang 100% baik alias sempurna baik hanya dimiliki oleh Tuhan YME saja.

 

 

Banyak orang benci sekali kalo di bilang peniru atau pecontek terhadap segala sesuatu dari orang lain, karena mereka telah dibutakan oleh harga diri gengsinya yang gelap, padahal meniru itu tidak selalu identik dengan plagiat atau kesalahan, dan tanpa kita sadari kita juga sering meniru segala sesuatu dari orang lain, lagian apa salahnya kalau kita meniru kebaikan dari sang nabi atau meniru maha kebaikan dari Tuhan itu sendiri, dalam hal ini meniru yang positif adalah sangat berguna bagi diri kita sendiri.

 

 

Sebelum kita menyatakan ajaran dari pemikiran kita, sesungguhnya sudah ada dan bahkan banyak yang mengikuti dan melaksanakan terhadap ajaran pemikiran kita.

 

 

Kata Kahlil Gibran yaitu suatu pernyataan dan pandangan dikatakan benar, sebelum pernyataan dan pandangan tersebut dibuktikan benar adanya.

 

 

Sungguh berat juga, jika kita sangat membenci terhadap sesuatu, maka kita juga dituntut agar kita tidak melakukan apa yang kita sangat benci itu.

 

 

Kebaikan itu sudah lagu lama, kejahatan juga sudah lagu lama, tidak bermoral juga sudah lagu lama, yang biasa-biasa umum juga sudah lagu lama, nyari sensasi juga sudah lagu lama, dan bahkan iptek itu sendiri juga sudah lamu lama. Kira-kira apa yang benar-benar baru ya???

 

 

SEMUA ITU TERGANTUNG ORANGNYA

 

 

Ada yang berusaha mencoba tapi tetap tidak bisa, sedang ada yang berusaha mencoba sehingga menjadi pintar bisa, dan ada yang belum berusaha mencoba tapi sudah pintar bisa.

 

 

Untuk apa aku hidup jika hidup ku dipenuhi oleh rasa ketakutan yang mendalam. Pada saat hidup manusia dipenuhi oleh rasa ketakutan yang mendalam, maka hidup nya akan terasa seperti neraka jahanam. Aduh jangan sampai hal gelap itu menimpa kita, amin.

 

 

Aku suka bersenda gurau dengan 300 kali lebih tajam daripada yang aku punya.

 

 

Orang miskin yang baik dan benar adalah manusia yang paling didengar suaranya oleh Tuhan.

 

 

Apa tujuan Tuhan menciptakan manusia dengan kehendak bebas yaitu supaya manusia bisa dengan tulus mengasihi Tuhan, meskipun resiko besar dari kehendak bebas adalah dapat menimbulkan banyak kejahatan di dunia ini. Dan mengapa Tuhan tidak menciptakan manusia sebagai robot yang di program 100% baik yaitu karena robot tidak bisa secara tulus mengasihi Tuhan, meskipun manusia robot 100% baik sama sekali tidak menimbulkan kejahatan di dunia ini. Mungkin itulah rahasia dan kehendak Tuhan menciptakan manusia dengan akal budi kehendak bebas dan bukan robot 100% baik.

 

 

Banyak hal yang bisa di otak-atik direkayasa, berubah-ubah, dibenarkan, dan disalahkan.

 

 

Siapakah yang berkuasa kuat menghancurkan harga diri gengsi besar mu yang bisa membuat kamu tunduk menuruti absolut terhadap semua kehendak semena-menanya???

 

 

Sudah begitu lama sekali engkau tetap bertahan sangat besar sampai ber-abad-abad lamanya, padahal aku cepat sekali jatuh sial binasa dalam hitungan jari tahun hingga heran tak berkesudahan rasa iri kepada mu, padahal kita sama-sama biadab kegelapan, mungkin kah aku bukan pilihan yang istimewa luar biasa dari bintang fajar kejora yang sama sekali berbeda dengan dia. Semoga trasenden esa terang masih bermurah hati mengasihi ku yang berlumuran kentara noda.

 

 

Aku apalagi engkau sangat pintar dalam ukuran umum manusia tapi tetap tidak bisa lepas dari kuasa kebohongan dan kekacauan yang sudah mengakar lilit dunia ini karena keterbatasan kita yang berat kita akui karena di kerjain habis-habisan hingga kita menjadi tak berdaya tanpa pertolongan luar biasa dari tertinggi nan terbesar alam kudus.

 

 

Sungguh keras juga hidup ini, yang terkuat dia lah yang menang, dan yang terpintar dia lah yang berkuasa, dan yang terkaya dia lah yang unggul. Jika hidup ini saling memangsa adu superioritas, maka terciptalah surga superior yang mutlak bertindak semena-mena terhadap neraka inferior versi kegelapan yang salah parah.

 

 

Mengapa wajah asli kejahatan, kebiadaban dan kegelapan dapat bertahan begitu lama sekali, karena mereka menggunakan kebohongan yang sangat besar atau kebaikan dan kebenaran yang super palsu.

 

 

Dalam hidup ini banyak hal yang di warnai oleh ketakutan, kehawatiran, kecemasan, kegalauan, kebingungan, kebimbangan, keragu-raguan, ketidakpastian, kerisauan, dan ancaman bahaya terhadap segala sesuatu. Sehingga tidak sedikit orang yang dipenuhi oleh berbagai macam perasaaan negatif tersebut menjadi gila dan bahkan memilih bunuh diri daripada hidupnya dipenuhi oleh neraka siksaan dan penderitaan. Semoga hal tersebut tidak menimpa diri kita dan kiranya Tuhan selalu melindungi, menjaga, serta menyertai diri kita dalam menghadapi segala macam masalah di kehidupan kita ini, Amin.



Tulisan ku pada tahun 2020.

Ditulis oleh Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...