Aku adalah aku
Membedah dada keronta
Meski aku buram gelombang
Siapa daku ini sebenarnya
Menyerap malam berbagai dalang
Membungkuk Lorong lingkaran misteri
Tak berbuah ungkapan hati cemerlang
Berdiri simpang siur tak berteman
Semenjak dibawah kungkungan
Hukuman diri jiwa tolol
Tergugah derap langkah maju
Meranggeh sisa tubuh terhampar dialas
Bunuh diri berkabut dosa
Sudah mati kesekian kali
Ketimpa luka merintih kepelamunan duka
Mengembara tak disapa karena alpa bertanya
Pohon dilembahku tumbang
Disayat gergaji gerigi tajam tak puasnya
Pabrik asap kental menjulang megah
Menjalar aib polusi jiwa malu meronta
Muara sungai bendung digubah rawa limbah
Mohon bersihkan dengan tangan nurani surgawi
Agar jantung hati dapat berdegup lagi
Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2005.
Ditulis oleh : Ricky Siahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar