Aku menyayangimu anak-anakku.
Aku menyayangi rinduku pada kenangan manis.
Aku menyayangimu sepiku yang menemani.
Aku menyayangimu jagad alam pemuas jiwa.
Aku teringat kamu mandi membasahi sekujur tubuh
diperanakkan sungai saat kita masih kecil.
Aku teringat kapal berlabuh mengguyuri kebesaran Tuhan
akan keagungan semesta alam yang teramat indah, semenjak bertolak dari medan ke
Jakarta semasa balita.
Aku mengenang engkau sahabatku arif zaini yang telah
merogoh kantong jiwaku yang merana menyendiri.
Aku bersyukur punya orangtua yang begitu
memperhatikanku dengan mempertaruhkan segenap jiwa raganya terhadap anaknya
meskipun yang pemalas ini.
Aku bersyukur kepada siapa pun melalui kata-katanya
yang telah menjadi masukan hidupku yang berarti.
Aku bersyukur kepada Tuhan yang masih berkenan
mengasihi daku ini yang sering lupa diri akan rahmatnya.
Aku menyayangimu wahai seni dan musik pemelihara
kebathinanku yang terdampar kehampaan sunyi yang selama ini selalu kudambakan
asal tak tersesat oleh sebelah mataku sahaja.
Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2005.
Ditulis oleh : Ricky Siahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar