Jumat, 17 Maret 2023

DAKU

 

Aku menyayangimu anak-anakku.

Aku menyayangi rinduku pada kenangan manis.

Aku menyayangimu sepiku yang menemani.

Aku menyayangimu jagad alam pemuas jiwa.

Aku teringat kamu mandi membasahi sekujur tubuh diperanakkan sungai saat kita masih kecil.

Aku teringat kapal berlabuh mengguyuri kebesaran Tuhan akan keagungan semesta alam yang teramat indah, semenjak bertolak dari medan ke Jakarta semasa balita.

Aku mengenang engkau sahabatku arif zaini yang telah merogoh kantong jiwaku yang merana menyendiri.

Aku bersyukur punya orangtua yang begitu memperhatikanku dengan mempertaruhkan segenap jiwa raganya terhadap anaknya meskipun yang pemalas ini.

Aku bersyukur kepada siapa pun melalui kata-katanya yang telah menjadi masukan hidupku yang berarti.

Aku bersyukur kepada Tuhan yang masih berkenan mengasihi daku ini yang sering lupa diri akan rahmatnya.

Aku menyayangimu wahai seni dan musik pemelihara kebathinanku yang terdampar kehampaan sunyi yang selama ini selalu kudambakan asal tak tersesat oleh sebelah mataku sahaja.

 

 

Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2005.

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...