Kekanakkanku melekat masih disini
Tak beranjak pergi hilang menepi
Bergaung ria membuang sendu
Ditelan sapu bersih dari kalbu
Gelinding diri berputar lumbung padi
Makin hari tak menjadi
Justru abadi sikecil mungil lugu
Memanggul mainan hidup berwayang
Menerompet keleluasaan lapang masa
Menimba perigi basah menggigil gembira
Jatuh manyum diranjang peluk boneka
Tiada mati suri dada alam jiwa
Tak ada dalam dunia
Suara geming menjengkelkan dibuang jemu
Semua begitu syahdu polos dambaanku
Mengitari rumah dan rumput bersemi
Angkat lengan terlentang siap terbang
Menyusuri awan menderu tak berhuni
Pandang pohon kelapa tak diam didahan
Membayangi sejukku diri tertambat
Dibawah goyang daun pengipas sepoi-sepoi
Anak ingin dewasa, dewasa ingin anak
Masa kecil bagai pemandangan adalah sahabat
Habis waktu rebah berlutut segar
Berkawal pohon pisang punggung belakang
Ribuan mas lahir pemberian
Tetap tersisa hingga kenanga
Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2004.
Ditulis oleh : Ricky Siahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar