Jumat, 17 Maret 2023

TOBAT

 

Maju berusaha sekuat jiwa.

Melayangkan pedang menusuk dada yang busuk.

Tusuklah agar yang busuk itu tak membuat diri dibakar api neraka.

Membunuh naga merasuk merusak alam bathiniah.

Hingga terlepas dari kuku cengkeraman raksasa terbang penyesat.

Menumpulkan gigi taring serigala buas.

Siap menerkam bak aungan singa.

Mengelegah sukma dibuat tak habis-habisnya lelah.

Karena didalam ia telah ditetapkan Wahyu yang sudah tiada lagi kebenaran.

Tidak menyalahkan Tuhan mengapa begitu terpuruk hina berdurjana seperti ini.

Dakulah yang bodoh maunya menyerap sugesti iblis.

Iblislah yang membuat dikau enak hawa daging sementara sekejap saja.

Kemudian lenyap dimakan hidup-hidup jiwamu dengan kebengisannya.

Tetaplah tegap saudaraku karena aku sendiri juga demikian.

Berjuang mendekap Tuhan agar jiwa tak kunjung mati karena pelukannya.

 

 

Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2005.

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...