Canda tawa tak dibutuhkan disaat diri senang, melainkan kondisi diri sedang dirundung oleh rasa duka, jemu dan kesepian mencekam.
Nilai formal indeks prestasi tinggi bukanlah tumpuan kemampuan memegang kedudukan penting penunjang kehidupan, melainkan nilai formal masih dibutuhkan tolak ukurnya, namun ia sesungguhnya berada dibawah nilai nyata berdasarkan naluri alaminya.
Diam ditemani halusinasi memang teramat menyenangkan, penuh dengan bayangan pemikat yang tanpa diketahui didalam halusinasi itu akan muncul gigi pencengkeram ketenangan jiwa yang kian lama jiwa sucinya dicabik-cabik begitu beringas tiada ampun oleh cakar serigala buas demi memporak-porandakan tiang kesucian yang mulai goyah.
Melakukan perbuatan yang baik dan benar tak terlepas yang terlebih dahulu dari akal sehat yang bersumberkan hati nurani. Dimana akal sehat bersamaan hati nurani dapat terpelihara kemurniannya asalkan ia tetap mendekatkan dirinya dengan Tuhan, karena Dia-lah sumber segala penjaga kebenaran dari noda dosa.
Penguasa yang terbesar dan terluas pengaruh daya jangkauannya akan selalu ada yang membencinya. Entah karena kelalimannya, atau rasa iri dan dengki dari diri sendiri, ataupun ketidak-cocokkannya. yang diperlukan sang penguasa ialah kebijakannya yang tetap tegas namun menjauhi sesanggup mungkin terhadap unsur kelaliman, agar mengurangi kuantitas bangsa pemilih yang membencinya.
Filsafat adalah hal untuk bertanya terhadap segala sesuatu yang mengganjal dirinya disaat berpikir, dalam pengertian ini subyek yang paling banyak berfilsafat ialah anak-anak kecil, dimana didunia yang baru berpijak ini tampak banyak sekali yang asing bagi dirinya meskipun yang dipertanyakan itu mengenai sesuatu hal yang sangat sederhana sekalipun.
Bom nuklir merupakan wujud hasil karya terbesar dari si iblis, jikalau alat super mengerikan itu disalahgunakan untuk menghabisi jutaan populasi dalam peradaban manusia.
Ketika duka datang menggurat lubuk jiwa dan kebahagiaan terhampiri memahkotai hati yang sedang berduri, maka puisi lambat laun melalui perenungan akan lahir seketika.
Air mata dunia menangisi harta benda duniawi yang lenyap dari genggamannya. Dan air mata surgawi menangisi buah hati akan cinta kasih yang telah meninggalkan dirinya.
Kelainan diri baik dalam
cacat mental maupun fisik sejak awal lahir masih tidak seberapa dibandingkan
dengan kelainan diri khususnya dalam kejiwaan ditengah-tengah menjalani
kehidupan oleh faktor pengaruh lingkungan yang bejat disekelilingnya yang malah
jauh lebih membahayakan lagi.
Tulisan ku pada tahun 2005.
Ditulis oleh : Ricky Siahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar