Rabu, 15 Maret 2023

ALAM TERCINTA

  

Asap jernih di isap, asap kotor keluar dari tubuh.

Kurnia alam yang murni pemberian Tuhan telah banyak menjadi cemar jika tersentuh tangan manusia untuk kepuasan nafsunya.

Pemberian jasa alam sering dilupakan manusia.

Manusia tidak bisa hidup tanpa alam, dan alam tetap bisa bertahan hidup dari ketidakhadiran manusia.

Alam itu diam, manusia itu si penggerak.

Tumbuhan parasit memakan tumbuhan dihinggapinya yang mana manusia menyantap manusia bukan ditetapkan kodrat melainkan mengkhianati jati dirinya yang telah diputuskan oleh Tuhan.

Kekapokan tidak akan datang pada manusia yang sangat rakus akan alam, sebelum alam berbicara dalam murkanya.

Jikalau alam murka yang mengorbankan banyak jiwa, maka siapakah yang harus disalahkan yakni kita sendiri kah atau bukan penyebab diri kita karena memang gempa, sehingga terimalah itu didada walau hati masih menyisakan luka.

Alam mati manusia pun ikut mati, dan manusia mati tapi alam tetap hidup atau sebaliknya.

Meski begitu alam tetap butuh ulur tangan kasih manusia untuk melestarikannya dan bukan merusaknya.

Indahnya alam yang jernih adalah Tuhan, wujud gambar Tuhan bagaikan kesegaran eloknhya alam yang tidak dapat terpisahkan.

Manusia bisa menjadi alam liar, namun tak luput manusia bisa berwujud rupa akan keindahan alam.

 

  

Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2004.

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...