Rabu, 15 Maret 2023

SUNYI KUHARGAI

  

Merenung aku dikeramaian hari

Berteman dikesunyian malam yang berhibur taburan bintang diangkasa

Menabur bibit kasih dikehidupan yang tak kunjung tumbuh

Menyusuri pandangan ke sawah tanpa kedipan mata

Kupetik anggun kehidupan disaat musim menuai padi

Menyaring tuangan teh dari cengkehnya, menyaring aneka kemajemukan kehidupan yang menghampirinya

Matahari dipagi hari menyejukkan mata, siangnya menyengatkan mata menjadi berkunang

Tersungkur badan dilantai, menangisi jiwa yang tak mampu berdiri lagi

Kekanakkan termakan waktu berubah kedewasaan yang tak kan lupa kenangan sebelum jadinya

Paru-paru berwarna merah semenjak keluar dari rahim ibu, puluhan tahun jalannya usia paru-paru berganti kebiruhitaman

Tinggal di kediaman yang ditinggal rangkulan kasih ibu, seakan melewati hujan deras tanpa payung

Awan langit tidak berubah namun tubuh ku terus diubahnya

Keluarga adalah segalanya dari selamanya, teman umum hanyalah kebutuhan pembantu yang sementara

Bayanganku memanjang saat fajar tiba, dan memendek saat keriuhan datang

Hawa dingin itu temanku dalam kenyamanan selimutnya, hawa panas penyekat menyiksaku dengan keringatnya

Keramaian adalah panas, kesunyian adalah dingin

Menghening dikebisingan tak menghasilkan apa-apa, menghening dikesepian tampak wujud hasil impiannya

Membelai kain halus bercampur iup, membawa kenyamanan pada indera perabaku

Menyambut kepolosan wajah si anak kecil, telah membuka kekangan jiwaku yang gemas akan kehadirannya yang tak dapat terlukiskan

Tuhan merupakan ayah dan sahabatku tapi aku masih tak merasakannya, mungkinkah inderaku tak beraksi lagi padanya

Tangisilah aku ya Tuhan, yang merana dalam kehimpitan hidup tanpa menghentikan lengkingan suara hati kepadamu.

 

  

Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2004.

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...