Kamis, 16 Maret 2023

HILANG

 

Pemilikanmu hilang tak bertuan, entah sekarang menetap kemana.

Bereduksi sekecil saja yang engkau punya telah merongrong gelaga emosi yang murka membalut ke-egoisannya.

Lentera api cahaya dari sebatang lilin kecil yang menyala telah redup diterpa tiupan nafas nafsu duniawi.

Asap tipis keluar dari sumbu dan menari sedih tak bermakna dikegelapan angkasa.

Perih menepi ditelaga, berlayar menjelajahi arum samudera yang tak berarti.

Menjala ikan didasar permukaan membiru, tak satupun yang tertangkap pada jaring-jaring jalanya.

Menoleh kebelakang yang tak kuasa membendung untuk mengawasi ketat harta peninggalan yang memberi kenikmatan.

Dikau pelupuk matamu buram, yang ditatap hanyalah kota mati yang menyimpan segudang perhiasan nista berhawa daging yang telah lenyap.

Kalut meratapi kekhawatiran sangkar dikantongnya yang telah lenyap dijarah oleh tangan-tangan tak bernyawa.

Benda peliharaan dirawat seutuhnya untuk digembalakan dikeesokan hari demi kebutuhan pemenuh kehidupan yang tidak pasti membesuk diakal si rasio.

Senyap yang berhilir ke sunyi sang luruh hati yang tak berpenghuni lagi.

Meninggalkan daku yang pilu telah jatuh sekarat oleh guratan dosa.

Niscaya menghampiri untuk menjamah telapak tangan yang dirundung duka karena selusin logam perak telah lepas dari genggaman yang diterima dengan telapak keinginan ambisi besar.

Apa yang hilang bagi pemberian yang pamrih kepada yang memerlukan, pastilah Tuhan akan membalas untuk melimpahkan kepamrihannya.

Tak usah sejauh itu, cukup dengan tak bersusah hati terhadap kepemilikannya yang hilang entah berantah dimana, yang dirampas paksa atau keikhalasan memberi.

Masih banyak segumpal besar harta kepemilikan dari sabda karunianya yang terpendam didalam gua besar penyedia kebutuhan raga dan jiwa yang berohani.

 

 

Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2004.

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...