Rabu, 15 Maret 2023

ISTIRAHATKU

 

Berbaring nyaman diatas kasur, yang membawaku ke tempat mimpinya tidur.

Keganjilan saat terbaring membuat gelisah dalam lamunan penjerat kebelengguan.

Suasana alam melayukan mata, atau suasana kehidupan.

Ternyata kondisi tubuh ada kalanya penentu penghasil pelamunan.

Terlelap dalam lamunan itu menegangkan, terlelap dalam mimpi itu banyak mengundang kenyenyakan.

Mata berbinar melayangkan pandang sajian kamar seni gambar yang memancarkan senyum dibalik pelupuk mata, dan terperanjat membelalak bayangan maya karena ilusi sesatnya yang hanya muslihat belaka.

Tersungkur dialas karpet sejenak mendatangkan kesegaran yang mengalir bersumber dari dinginnya lantai pengadaptasi alam udara, sebelum menyatu ke asal tempat menidurkan.

Ekspresi tidur secara mendengkur pertanda kenaasan, jikalau membisu bentuknya menandakan kemujuran, ataukah sebaliknya.

Kuharap Tuhan menidurkan aku dengan mimpi indahnya, dan membangunkan aku penuh kebugaran dalam menginjak kehidupan yang baru.

 

 

Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2004.

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...