Selasa, 14 Maret 2023

MENGHENING

Menatap bersinar puntung menyala

Menghisap sembul asap tersimpan

Angkasa diselimuti kabut pedih mata

Menghilang bersama hembusnya angin

 

Musik mengalun dijiwaku

Di iringi sembulan asap cengkeh

Mengalun bagai air yang terjun

Membakar seluruh sukmaku

 

Pedih – pedih didalam dada

Tak terbayang sampai dimana

Suara jiwa memecah keheningan

Lahirlah bayangan ilusi

 

Lukisan bengis dihati tak habisnya

Membudak jiwaku yang luntur

Irama dihati menggetarkan badan

Jiwa masak anugerah Ilahi tinggal kenangan



Tulisan ku pada tahun 2004

Ditulis oleh : Ricky Siahaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AFORISMA BEBAS BAGIAN KE-TIGA PULUH DUA

Kita tidak bisa melawan kehendak settingan dari Sang Esa Trasenden, karena yang teratur baik yang bersifat baik maupun yang jahat tidak bisa...