Sendiri harus dijaga agar tak tahu dikhalayak sesama
sekalipun.
Karena ini adalah masalah prinsip mendasar bagi segala.
Bukan disebar kabarkan biar tahu wujud identitasnya.
Kusimpan baik-baik didalam brankas jiwa tertutup.
Jika dibuka celakalah karena dicuri harta terdalam
bagi asing.
Namun tak kumengerti mengapa terkadang terlepas lewat
bicara.
Oleh karena ketidakseimbangan melestarikan benteng
diri semesti.
Hal diluar kemauan sendiri menelaah keberadaan
beradaptasi.
Etika umum tak dilanggar memilarkan logat aroma
katarsis.
Supaya jauh terhindari pelecehan kebiasaan sosial yang
bersapa.
Didunia kini sampai dipenghujung pun perlu melihat
tiap situasi.
Kentara mewujudkan impian ketidakmauan segenap untuk
berkonflik.
Ruangan alam damai sejahtera terkabul mapan semangat
agape.
Ramai dihati ini lekas tersapu bersih demi stabil dari
rasa oleng gusar.
Kemari kemasa lampau sepi menghanyut nyaman sanubari.
Senandung rahasia vital hidup pegangan selamanya ada
berhayat.
Hanya dakulah yang tetap menikmati dan menggeluti
benar buruknya.
Baik diambang kikis maupun hendaknya tenang merdu
teresap didada.
Tulisan puisi bebas ku pada tahun 2005.
Ditulis oleh : Ricky Siahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar